Do you interest with this site???
Please comment, share and follow this site.
(semua artikel asli bukan hasil copy paste, boleh kalau ada yang mau copy tapi tulis juga sumbernya atau link ke blog ini)

Kamis, 25 Agustus 2011

Botia Berdmorei (Syncrossus berdmorey), Si Agresif Berekor Api dari Thailand

Botia Berdmorei (Syncrossus berdmorei) merupakan ikan jenis Loach air tawar yang berasal dari Thailand, tepatnya di sungai Hathayaw/Suriva provinsi Tak. Selain itu juga ditemukan di Myanmar dan India. Habitat aslinya berupa sungai berarus pelan, teduh, jernih, kandungan oksigen baik, substrat campuran antara pasir dan batu, dan banyak terdapat potongan kayu atau daun. Di beberapa tempat lain, ditemukan tanaman air pada habitat ikan ini.
Botia Berdmorei mempunyai beberapa nama lain seperti Tiger Botia, Blyth’s Loach, Berdmore’s loach, dan Burmese Peppered Firetail Botia. Ikan ini mempunyai ukuran tubuh maksimal 200-250 mm. Ikan dewasa mempunyai warna orange kemerahan yang menarik dengan beberapa strip vertikal berwarna abu-abu dari belakang kepala sampai pangkal ekor. Selain itu, bintik hitam juga menyelimuti tubuhnya termasuk pada sirip punggung dan ekor. Semua sirip dan ekor berwarna kemerahan yang menyerupai warna api. Pada ikan muda, warna kemerahan belum muncul dan cenderung keperakan. Tidak seperti kebanyakan loach, ikan ini bersifat sangat agresif terutama saat diberi makan. Di alam liar, Botia Berdmorei cenderung karnivora namun mereka juga memakan bahan tanaman dan terkadang memakan tanaman air. Perawatan di tangki tidak terlalu susah. Ikan ini dapat diberi makanan apapun namun perlu dijaga keragaman dan kualitas makanan tersebut. Pellet, cacing darah hidup atau beku, Arthemia dan tubifex dapat diberikan secara bergantian. Buah segar dan sayuran seperti mentimun, melon dan bayam putih juga dapat dijadikan variasi dalam pemberian makanan. Cacing tanah yang di cincang dapat dijadikan sumber protein namun jangan terlalu sering memberikannya. Ikan ini juga terkadang akan memangsa siput air jika tersedia. Untuk pertumbuhannya dapat diberi potongan udang sebagai tambahan nutrisi. 
Perawatan Botia Berdmorei di aquarium dapat dilakukan pada parameter suhu 21,6 – 26,1 0C dan pH 6,5 – 7,5. Aquarium dapat diset dengan substrat pasir dan kerikil dengan background natural. Pemberian tutup pada aquarium perlu diperhitungkan mengingat ikan ini terkadang akan melompat. Selain itu, persediaan tempat bersembunyi seperti kayu, batu atau lainnya perlu ditambahkan untuk membuat ikan ini merasa lebih aman. Botia bermorai menyukai hidup berkelompok, dapat dijaga dalam kelompok kecil yakni 5 sampai 6 ekor, dan lebih baik lagi jika jumlahnya 10 ekor atau lebih. Jika di pelihara single, ikan ini akan menjadi sangat agresif sedangkan jika dipelihara duo atau trio maka ikan yang dominan akan menyerang lainnya secara berulang dan menghalangi yang lain untuk makan. Botia berdmorei juga jangan dicampur dengan ikan lain yang lebih kecil karena akan mengintimidasi mereka dengan ukurannya dan terkadang dengan perilakunya yang sangat aktif. Ikan lain yang cocok sebagai tankmate botia ini adalah ikan perenang cepat seperti puntius, beberapa danio, rasbora dan lainnya.
TAKSONOMI
Kingdom
Animalia
Phylum
Chordata
Class
Order
Family
Genus
Species
Syncrossus berdmorei

 






Botia Berdmorei susah dibedakan secara visual jenis kelaminnya baik pada saat masih anakan ataupun saat dewasa. Beberapa sumber menyebutkan bahwa betina kemungkinan mempunyai bentuk perut yang lebih bulat. Teknik breeding Botia Berdmorei belum pernah diketahui dalam skala aquarium. Kemunkinan di alam ikan ini merupakan petelur migrasi dan berdasarkan musim.
Botia Berdmorei mempunyai penampilan yang sama dengan S. beauforti, ikan asli Thailand dan sungai Salween Myanmar. Jika dilihat sekilas maka susah dibedakan, namun jika dilihat lebih rinci diketahui bahwa Botia berdmorei mempunyai 10-14 cabang di sirip punggungnya sedangkan 9-10 pada S. beauforti. Selain itu, ikan muda S.beauforti mempunyai pola gelap yang menyamping di tubuhnya sedangkan berdmorei mempunyai pola yang lebih besar.
Read more...

Kamis, 18 Agustus 2011

Tire Track Eel (Mastacembelus armatus), Si Ular Bermotif Cantik dari Asia Tenggara

Tire Track Eel (Mastacembelus armatus) merupakan kelompok belut bertulang (Bersirip tulang) yang asli ditemukan di India, Thailand, Indonesia, Pakistan, Vietnam dan beberapa negara lain di Asia Tenggara. Jenis belut ini banyak tersedia sebagai ikan hias di para hobbies. Selain sebagai ikan hias, ikan ini juga terkenal sebagai ikan konsumsi di negara asalnya. Tire track eel mempunyai banyak nama lain seperti Zig zag eel, Spiny eel, White spotted eel dan Leopard eel. Tetapi seperti belut air tawar lainnya, tire track eel bukannlah belut sejati. Mereka sebenarnya ikan air tawar yang mempunyai tubuh memanjang dan penampilannya sangat mirip dengan belut sejati.
Tire track eel tidak mempunyai sirip panggul, tubuh yang panjang dan sirip punggung yang penuh dengan tulang. Panjang ikan ini dapat mencapai sekitar 91 cm di habitat aslinya, namun biasanya panjang ikan hanya 51 cm jika dipelihara. Sirip anal dan punggunya memanjang sampai ke pangkal ekor. Punggung berwarna cokelat gelap sedangkan kepala cenderung cokelat keperakan. Tubuh ikan ini berwarna cokelat pudar dan lebih terang pada perutnya. Pada tubuhnya juga mempunyai pola jaring yang berwarna cokelat tua. Selain itu, tubuhnya juga mempunyai satu sampai tiga garis lungotudinal zig zag yang lebih gelap, yang terhubung membentuk pola yang lebih jelas.
Tire track eel merupakan ikan nocturnal dan dapat hidup baik di berbagai habitat seperti sungai dataran tinggi, dataran rendah, rawa dan sungai-sungai berbatu, pasir ataupun penuh tanaman. Perawatan di aquarium membutuhkan ruangan yang cukup luas sekitar 570 liter atau lebih. Beberapa batu dan banyak tanaman dibutuhkan dalam tangki untuk bersembunyi, beberapa hobbies sukses menggunakan potongan pipa plastik yang fleksibel sebagai tempat persembunyian ikan. 
 Tire track eel cenderung bersifat karnivora. Di alam bebas, ikan ini memakan crustacea, berbagai macam cacing dan ikan kecil. Di tangki, ikan ini dapat diberi makanan seperti cacing darah beku, cacing glass, krill dan daphnia. Cacing tanah hidup adalah makanan yang paling disukai. Ikan yang lebih kecil tidak cocok sebagai tankmates Tire track eel karena ikan tersebut akan dimakannya. Tankmates yang sesuai adalah seperti cichlid yang minimal seukuran dan ikan besar lain yang sedang tumbuh. Mencampur ikan ini dengan ikan sejenis sangat tidak direkomendasikan karena ikan ini menjadi agresif bila dicampur dengan ikan lain dalam satu family. 
TAKSONOMI
Kingdom
Animalia
Phylum
Chordata
Class
Order
Family
genus
Species
Mastacembelus armatus

 






Tire track eel jantan dan betina hanya dapat dibedakan saat dewasa. Ikan betina mempunyai tubuh yang lebih gemuk dibanding jantan. Walaupun mereka mempunyai kesuburan tinggi di alam bebas namun informasi keberhasilan breeding di tangki belum pernah dilaporkan. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh ikan yang tidak bisa dikumpulkan dalam kelompok dimana jantan dan betina bertemu. Walaupun belum diketahui apa yang bisa membuat mereka bertelur, namun dengan mengemulasi musim hujan pada tangki, kemungkinan akan memicu perilaku breeding ikan. Telur akan terkumpul pada tanaman yang mengambang. Telur bersifat lengekt dan akan menetas setelah 3-4 hari. Anakan ikan akan bisa berenang setelah beberapa hari dan mereka dapat diberi makanan Nauplii. Tire track eel (Mastacembelus armatus) sangat mirip dengan ikan Mastacembelus vavus). Yang membedakan adalah ukuran Mastacembelus lebih kecil yaitu sekitar 28 inchi. .
Read more...

Senin, 08 Agustus 2011

Aba aba Knifefish (Gymnarchus niloticus), Ikan Ganas bertubuh Pisau dari Afrika

Aba aba Knifefish (Gymnarchus niloticus) merupakan spesies ikan listrik dari Afrika utara satu-satunya dari genus gymnarchus dan family gymnarchidae. Ikan ini mempunyai penampilan yang cantik dan unik karena berbeda dengan jenis knifefish pada umumnya.Aba aba knifefish mempunyai dearah penyebaran yang luas mulai dari rawa dan tepian sungai bervegetasi di sungai Nil, Kongo, Chad, Turkana, Senegal dan Gambhia. Selain itu mereka juga ditemukan di danau Rudolf Afrika. Ikan ini menyukai habitat sungai yang berarus lambat dan rawa yang penuh dengan rerumpunan. Temperatur lingkungan yang sesuai adalah 23 – 28 0C dan pH 6,5 – 8.
Perbedaan aba aba knifefish dengan golongan knifefish lainnya ialah terletak pada letak siripnya. Umumnya, sirip panjang knifefish terletak pada dada yang memanjang ke perut sampau pangkal ekor, namun pada ikan ini sirip panjang tersebut terletak pada punggung sampai pangkal ekor. Aba aba knifefish merupakan salah satu knifefish besar yang bisa mencapai panjang tubuh 5,5 kaki atau sekitar 167 cm dengan berat 18,5 Kg. Tubuhnya panjang dan ramping dengan tanpa adanya sirip dada, perut dan anal.
  TAKSONOMI
Kingdom
Animalia
Phylum
Chordata
Class
Order
Family
Gymnarchidae
genus
Gymnarchus
Species
Gymnarchus niloticus








Aba aba knifefish merupakan karnivora dan di habitatnya dia memakan ikan lain dan invertebrata air. Proses berburu makanan biasanya dilakukan malam hari (nocturnal) dan ikan ini mempunyai penglihatan yang buruk. Untuk memburu mangsa, Aba aba knifefish mengandalkan medan listrik yang dihasilkan oleh organ khusunya di tubuhnya. Tidak seperti belut listrik yang menggunakan listrik untuk mengejutkan mangsa, aba aba knifefish hanya menggunakannya untuk menemukan mangsa karena medan listrik yang ada sangat lemah. Selain untuk menemukan makanan, medan listrik juga dihasilkan untuk alat navigasi, untuk mengidentifikasi objek lain di air dan mengorientasi lingkungan sekitar. Jantan juga akan menggunakan komunikasi listrik ‘stereotype’ untuk berhubungan dengan betina. Mekanisme aba aba knifefish menemukan mangsa ialah dengan membuat medan listrik disekitar tubuhnya dengan muatan negatif berada di ekor dengan muatan positif di kepalanya. Hal ini membuat medan listrik yang terbentuk di sekitar tubuh adalah simetris. Adanya objek lain atau mangsa akan mengubah medan listrik, perubahan tersebut akan dirasakan langsung oleh kulit ikan.
Aba aba knifefish bersifat sangat agresif saat memburu mangsa. Sama seperti elephantfish, ikan ini juga mempunyai ukuran otak yang besar dan diduga untuk membantunya menerjemahkan sinyal listrik yang ada. Ikan ini sangat tidak dianjurkan untuk penghobby pemula, karena selain sifatnya yang aggresif tapi juga territorial. Selain itu, ikan ini juga memiliki mulit yang penuh dengan gigi tajam dan gigitan yang cukup kuat. Mereka sering membunuh atau cacat permanen ikan lain yang berada satu tangki dengannya. Aba aba knifefish adalah ikan yang sangat tidak tolerant, dianjurkan untuk merawatnya tersendiri dan tidak dicampur dengan ikan lain. Ukuran panjang ikan yang lebih dari satu kaki dapat melakukan penyerangan terhadap jarimu.
Pembedaan jenis kelamin jantan dan betina susah dilakukan. Di alam bebas, ikan ini akan bermigrasi ke daerah berarus deras saat akan breeding pada musim hujan, dan proses breeding dilakukan di rerumpunan yang kaya akan mikroorganisme. Selama proses breeding, jantan akan membuat sarang gelembung yang besar untuk menaruh telur. Telur menetas setelah lima hari dan induk menjaga anakan ikan yang baru menetas. Perawatan di aquarium membutuhkan tangki yang cukup besar dengan ukuran 360cm x 120 cm x 120 cm dengan volume 8155 liter. Walaupun anakan bisa dirawat di tangki yang lebih kecil namun pertumbuhannya sangatlah cepat apabila proses pemberian makanan yang benar. Setting tangki dengan tanaman, kayu yang cukup besar dan lilitan akar akan membuat ikan lebih nyaman.
Read more...

Data dan gambar diambil dari berbagai sumber. Silahkan koreksi atau tambahkan informasi yang berhubungan dengan blog ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...